augusto
(Source: apriliahnf)
Dia.
dengan gaya rambutnya yang di potong cepak.
dengan tulang hidung yang begitu menonjol.
dengan mata berwarna coklat muda menyala yang begitu bercahaya, dibingkai oleh kacamata berbatang tipis.
deretan giginya yang rapih dan bersih terlihat, ditambah dengan ujung matanya yang selalu membentuk kerutan-kerutan ketika ia tertawa dengan lepas.
badannya yang kurus hingga tulangnya begitu menonjol seakan-akan dapat menembus kulitnya yang bersih.
tapi begitu nyaman untuk selalu berada didalam pelukannya yang erat.
begitu tenang dan hangat.
paduan yang pas. dan aku selalu suka itu.
Manusia tidak belajar dari pengalaman. Manusia belajar dari Kesadaran. Ada kala di mana proses kesadaran itu begitu menyakitkan, merasa seakan ada yang menendang keras di dada tapi sakitnya terasa seperti tusukan yang menembus leher belakang. Aneh. Manusia seringkali menganggap sakit sebagai suatu dosa, sesuatu yang haram, suatu kesalahan, maka manusia mencari pelarian dalam hiburan, makanan dan tontonan. Membenarkan perasaan bahagianya yang seringkali tanpa ada makna. Padahal ia tahu, bahwa masalah itu tidak pernah lenyap dari dasar dirinya. Hidup penuh pretensi, adalah kita. Hidup untuk ekspektasi, adalah kita. Hidup untuk mati, adalah kita. Karena mengakui itu jauh lebih sakit dibandingkan sakit apapun di tataran fisik. Karena mengakui adalah proses peleburan keakuan yang perih dengan ujung yang mengantarkan pada pembebasan diri.
Seandainya Kesadaran itu ada.
Life is hard,But happy: Novel “5 cm”
Taruh mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu,
apa yg kamu mau kejar…
Kamu taruh di sini…
jangan menempel di kening.Biarkan…
dia…
menggantung…
mengambang…
5 centimeter…
di depan kening kamu…
Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu.
Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari,
kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa.
Apa pun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri,
kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu NGGAK BISA menyerah.
Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh,
bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apa pun itu,
segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri…
Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu.
Dan…
sehabis itu yang kamu perlu…
Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya,
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,
mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,
lapisan tekad yg seribu kali lebih keras dari baja…
Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya…
Serta mulut yang akan selalu berdoa…
(quoted from 5cm: Donny Dhirgantoro)

